Alexis Sanchez menyesal menolak Manchester City

Alexis Sanchez menyesal menolak Manchester City dan lebih memilih Manchester United

Pemain yang dianggap gagal ketika bergabung dengan Manchester United Alexis Sanchez menyesal telah menandatangani kontrak dengan Manchester United meskipun dirinya mempunyai kesempatan untuk bergabung dengan Manchester City.

Demikian klaim sebuah berita menurut komentator sepakbola Ian Darke.

Sanchez telah gagal menampilkan performa yang mengesankan di Manchester United sejak bergabung dengan Setan Merah pada Januari 2018.

Pemain Chili itu ditukar dengan Henrikh Mkhitaryan dari Arsenal dan diberikan kontrak empat setengah tahun dan gaji yang dilaporkan senilai 500.000 poundsterling per minggu, termasuk bonus dan hak gambar.

Sanchez memang tidak dibenarkan menjadi pemain klub dengan bayaran terbesar dengan cara apa pun, namun dengan hanya berhasil mencetak lima gol dalam 41 penampilannya bersama Setan Merah membuat Sanchez dianggap menjadi pemain yang over priced dan over paid.

Mantan pemain depan Barcelona tersebut harus berjuang untuk bisa bermain bagus di bawah metode defensif era kepelatihan Jose Mourinho, tetapi dirinya menjadi salah satu pemain dari hanya beberapa pemain yang tidak terpengaruh oleh pengenalan sistem permainan dari Ole Gunnar Solskjaer.

Sanchez telah diberi peluang oleh Solskjaer tetapi gagal memanfaatkannya, dan cederanya pada awal Maret hanya menimbulkan lebih banyak keraguan atas masa depannya.

Hal tersebut semakin meruncing setelah sebuah tweet baru-baru ini menyinggung tentang penyerang yang harus absen beberapa waktu ini.

Seorang komentator, Darke, menegaskan: ÔÇťAlexis Sanchez ‘dipahami telah mengemukakan penyesalan dirinya menandatangani kontrak dengan Manchester United daripada bergabung dengan Manchester City’.

“Tidak sebanyak United harus menyesal menandatangani dia mungkin.”

Segalanya bisa sangat berbeda bagi Sanchez seandainya ia bergabung dengan City, yang kelihatannya lebih santai bergerak pada jendela transfer musim 2018 Januari yang lalu.

Pep Guardiola ingin pemain lain dengan kaki yang bisa berlari dengan cepat dan bisa melebar untuk mempertajam lini depannya namun kurangnya biaya transfer membuat klub menarik ketertarikan unutk membeli Alexis Sanchez pada jendela transfer musim panas tersebut.

Direktur di Etihad membatalklan kesepakatan ketika menemukan klausa dari tuntutan upah yang Sanchez inginkan, meskipun, khawatir akan memprovokasi ruang ganti yang tidak pasti.

Itu menjadi kasus di Old Trafford, di mana David de Gea menggunakan gaji Sanchez sebagai tolok ukur untuk gajinya yang diinginkan.

Dipercaya juga bahwa Ander Herrera dan Juan Mata menggunakannya sebagai argumen dalam negosiasi, yang pada akhirnya dapat menyebabkan mereka meninggalkan klub secara gratis musim panas ini.

Bagi anda para penggermar game poker online idn bsia bermain melalui Situs Ini.